Data inflasi CPI AS akan menjadi sorotan pada hari ini. Analis memperkirakan CPI utama akan turun sebesar 0,1% MoM pada bulan Juni, sementara CPI inti diproyeksikan akan menunjukkan kenaikan sebesar 0,3% pada periode yang sama. Jika hasilnya lebih rendah dari perkiraan, hal ini dapat menekan Dolar AS (USD) dan mendukung harga komoditas yang didenominasi USD dalam jangka pendek.
Skenario 1: Data CPI Aktual Lebih Rendah dari Forecast (Bullish Emas)
Kondisi: Core CPI dirilis < 0.2% atau Headline CPI tahunan merosot di bawah 3.8%.
Reaksi Pasar: Dolar AS (USD) dan imbal hasil (yield) obligasi AS akan melemah. Pasar kembali optimis bahwa The Fed memiliki ruang untuk melonggarkan kebijakan suku bunga.
Target Harga Emas: Emas berpotensi mengalami short squeeze agresif dan melesat kembali menguji area resistansi $4,206 hingga $4,450.
Skenario 2: Data CPI Aktual Lebih Tinggi dari Forecast (Bearish Emas)
Kondisi: Core CPI dirilis tetap “lengket” di angka 0.3% atau lebih tinggi, didorong oleh inflasi sektor jasa dan tempat tinggal (shelter).
Reaksi Pasar: Dolar AS (USD) akan menguat tajam. Ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September akan semakin solid karena inflasi yang membandel.
Target Harga Emas: Emas yang merupakan aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset) akan tertekan dan berpotensi menembus level support kritis di $4,020, lalu turun lebih dalam menuju zona $3,920.
