Suku bunga tetap: Fed diperkirakan tidak mengubah suku bunga, tetap di kisaran 3,5%–3,75%.
Ketidakpastian ekonomi: Dampak perang Iran terhadap harga energi bisa memicu inflasi kembali. Konsumsi domestik juga masih belum jelas arahnya.
Transisi kepemimpinan: Jerome Powell kemungkinan memimpin rapat terakhirnya sebelum digantikan Kevin Warsh.
Nada hawkish: Beberapa pejabat Fed menekankan inflasi belum kembali ke target 2%, sehingga kemungkinan pemotongan suku bunga bisa tertunda.
Ekspektasi pasar:
77% peluang Fed menahan suku bunga sepanjang tahun.
23% peluang ada pemotongan setidaknya sekali.
Risiko kenaikan suku bunga kecil, tapi tetap ada jika perang berlarut dan data tenaga kerja kuat.
Pernyataan FOMC: Ada kemungkinan bahasa pernyataan diubah menjadi lebih seimbang, membuka opsi baik pemotongan maupun kenaikan suku bunga.
Powell & Warsh: Konfirmasi Warsh sebagai Ketua Fed hampir pasti, sementara Powell belum jelas apakah akan tetap di dewan hingga 2028.
📌 Implikasi
Bagi pasar & konsumen: Ketidakpastian ini bisa menunda penurunan biaya pinjaman, memengaruhi investasi dan konsumsi.
Bagi investor: Fokus pada konferensi pers Powell untuk petunjuk arah kebijakan berikutnya.
