Dollar AS melemah ke level 101,8 karena turunnya harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Harga emas naik tipis seiring berkurangnya peluang kenaikan suku bunga Fed bulan ini. Meski demikian, penguatan dolar dan tingginya imbal hasil obligasi masih membatasi kenaikan emas.
Bursa saham AS kembali mencetak rekor tertinggi. Kenaikan dipimpin oleh saham teknologi seperti Microsoft, Amazon, Alphabet, dan AMD, didukung optimisme terhadap pertumbuhan sektor AI serta meredanya tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi.
Kesimpulan: Sentimen pasar cenderung positif. Penurunan harga minyak membantu meredakan tekanan inflasi, meningkatkan minat investor pada saham, sementara emas mendapat dukungan dari ekspektasi suku bunga yang lebih stabil.
