Inflasi Amerika Serikat pada Agustus 2026 menunjukkan kenaikan yang konsisten, memperkuat ekspektasi pasar akan langkah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan. Indeks harga konsumen (CPI) naik 0,4% secara bulanan dan 3,4% secara tahunan, sesuai perkiraan. Namun, inflasi inti—yang mengecualikan harga pangan dan energi—tumbuh 0,3%, sedikit di atas ekspektasi, dengan laju tahunan 2,4%.
Lonjakan harga energi menjadi pendorong utama, dengan bensin naik 3,9% dalam sebulan dan 27,4% dalam setahun, sementara minyak bakar melonjak 52%. Sektor perumahan dan transportasi juga mencatat kenaikan, menambah tekanan inflasi.
Pasar merespons dengan meningkatkan probabilitas hampir 90% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 0,25 poin persentase pada pertemuan pekan depan. Ketua Fed, Kevin Warsh, menegaskan komitmen untuk menurunkan inflasi ke target 2%, sementara sebagian pejabat menyerukan pendekatan lebih sabar.
Dengan tekanan energi yang berlanjut dan inflasi inti yang masih di atas ekspektasi, konsensus analis kini mengarah pada kemungkinan besar kenaikan suku bunga, yang akan berdampak pada pinjaman konsumen dan dinamika pasar keuangan.
