Keputusan Powell: Jerome Powell mengumumkan akan tetap berada di Dewan Gubernur Federal Reserve setelah masa jabatannya sebagai ketua berakhir pada 15 Mei 2026, dengan alasan serangan hukum yang “membebani” bank sentral dan mengancam independensi kebijakan moneter.
Durasi tidak pasti: Ia menyatakan akan bertahan “untuk periode waktu yang belum ditentukan” dan akan mundur ketika dianggap tepat.
Implikasi politik: Langkah ini memungkinkan Powell tetap memiliki hak suara hingga 2028, memicu ketegangan dengan Presiden Trump dan timnya. Trump menanggapi dengan sindiran di Truth Social, sementara Menteri Keuangan Scott Bessent menyebutnya pelanggaran norma Fed.
Latar belakang: Powell telah memimpin Fed selama delapan tahun, pertama kali ditunjuk oleh Trump pada 2018 dan kemudian diperpanjang oleh Joe Biden.
Suksesi: Kevin Warsh, yang dikonfirmasi oleh komite Senat, diperkirakan menjadi penerus kursi lain, bukan menggantikan Powell sebagai gubernur.
Preseden baru: Keputusan Powell berbeda dari pendahulunya, yang biasanya meninggalkan Fed sepenuhnya setelah masa jabatan sebagai ketua berakhir.
Singkatnya, Powell memilih bertahan di Fed untuk menjaga stabilitas institusi di tengah tekanan hukum dan politik, meski langkah ini menimbulkan kontroversi.
