Harga emas naik sekitar 0,6% ke $4.769,52 per ons, didukung oleh pelemahan dolar AS.
Futures emas AS untuk pengiriman Juni juga naik 0,6% ke $4.793,40.
Dolar AS berada di level terendah lebih dari sebulan, membuat komoditas berbasis dolar lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain.
Harga minyak mentah turun di bawah $100 per barel, meredakan kekhawatiran inflasi.
Geopolitik: AS memulai blokade pelabuhan Iran, namun laporan bahwa Washington dan Teheran masih terbuka untuk negosiasi membantu meredakan ketegangan.
Ekspektasi suku bunga: Peluang pemotongan suku bunga Fed 25 bps tahun ini naik menjadi 29% (dari 12% minggu lalu).
Permintaan bank sentral: Tetap relevan sebagai diversifikasi dan lindung nilai terhadap risiko geopolitik serta ketidakpastian kebijakan.
Kenaikan emas didorong oleh pelemahan dolar dan turunnya harga minyak yang menekan inflasi, sementara ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi suku bunga tetap menjadi faktor utama dalam pergerakan pasar.
