Harga emas bergerak di kisaran $4.450 per ons pada hari Kamis dan mencatat penurunan hampir 2% dalam sepekan. Tekanan ini dipicu oleh meningkatnya ekspektasi bahwa bank sentral perlu menaikkan suku bunga guna meredam lonjakan inflasi akibat guncangan harga energi.
Poin-Poin Penting:
Eskalasi Konflik Middle East: Harapan akan kesepakatan damai memudar setelah aksi saling serang antara AS dan Iran, yang turut menyeret Bahrain dan Kuwait. Konflik berkepanjangan serta hampir ditutupnya Selat Hormuz membuat harga energi tetap tinggi dan memicu kekhawatiran inflasi.
Sinyal Pengetatan Moneter: Presiden Fed Cleveland, Beth Hammack, menyatakan bahwa Bank Sentral AS (The Fed) bisa terpaksa menaikkan suku bunga dalam waktu dekat jika tekanan inflasi terus menguat.
