ChatGPT Image 17 Jun 2026, 13.40.50

Dolar berada dalam posisi defensif menjelang keputusan pertama The Fed di bawah kepemimpinan Warsh.

Dolar AS Melemah: Mata uang Dolar AS (greenback) cenderung bergerak defensif atau melemah tipis ( turun ke level 99.53). Hal ini dipicu oleh meningkatnya selera risiko (risk appetite) investor setelah munculnya optimisme terkait kesepakatan gencatan senjata sementara antara AS dan Iran di Timur Tengah.

Menanti Debut Kevin Warsh: Investor bersikap hati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter pertama Bank Sentral AS (Federal Reserve) di bawah kepemimpinan Ketua barunya, Kevin Warsh. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap, namun pasar fokus mencari sinyal apakah mereka akan mengubah panduan kebijakan menjadi lebih ketat (hawkish) karena risiko inflasi.

Yen Jepang Terpuruk: Meski Bank of Japan (BOJ) baru saja menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 31 tahun terakhir (mencapai 1%) untuk meredam inflasi akibat lonjakan harga energi, mata uang Yen () tetap tertahan di zona lemah pada level 160.43. Pelaku pasar kini waspada terhadap potensi intervensi dari pemerintah Jepang untuk mendongkrak nilai tukar Yen.

Mata Uang Lain Relatif Stabil: Pergerakan mata uang utama lainnya cenderung terbatas atau rangebound. Euro () stabil di posisi $1.1611, Pound sterling () di $1.3430, dan Dolar Australia (AUD) flat di $0.7066 setelah bank sentral mereka (RBA) juga menahan suku bunga di level 4.35%.