Indeks dolar merosot ke sekitar 99,5 pada hari Senin, menandai level terendahnya dalam lebih dari seminggu setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan damai yang akan memulihkan akses melalui Selat Hormuz, sehingga mengurangi permintaan dolar sebagai aset safe-haven.
Pengumuman itu juga mendorong harga minyak ke level terendah dalam dua bulan, membantu meredakan kekhawatiran akan inflasi yang lebih tinggi dan kebijakan moneter yang lebih ketat.
Kesepakatan itu diperkirakan akan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni dan dilaporkan mencakup pencabutan blokade, pelonggaran sanksi terhadap Iran, dan pembongkaran program nuklir Teheran.
Para investor kini mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan kebijakan pertama Federal Reserve AS di bawah ketua baru Kevin Warsh, dengan pasar secara luas memperkirakan suku bunga akan tetap tidak berubah.
Bank Sentral Australia dan Bank Sentral Inggris juga diperkirakan akan mempertahankan kebijakan tetap stabil minggu ini, sementara Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk memperkuat mata uangnya.
