Dolar AS melanjutkan penguatan secara mingguan pada perdagangan hari ini, seiring meningkatnya kehati-hatian pasar menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang dinilai krusial bagi arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).
Pelaku pasar cenderung menahan posisi besar dan mengurangi aktivitas spekulatif, mengingat data ketenagakerjaan AS berpotensi memicu volatilitas tinggi di pasar valuta asing.
- Dolar AS Menguat di Tengah Sikap Wait and See
Penguatan Dolar AS didorong oleh sikap pasar yang menunggu kepastian dari data ekonomi utama. Meskipun sejumlah indikator tenaga kerja sebelumnya menunjukkan tanda perlambatan, Dolar AS tetap mendapatkan dukungan dari ekspektasi bahwa kondisi pasar tenaga kerja masih cukup solid.
Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang bertahan di level relatif tinggi turut menopang pergerakan greenback, terutama terhadap mata uang utama.
- Pergerakan Mata Uang Utama
Sejumlah mata uang utama bergerak terbatas di tengah minimnya katalis baru:
EUR/USD berada di bawah tekanan, terpengaruh oleh lemahnya prospek pertumbuhan ekonomi kawasan Eropa serta sikap hati-hati Bank Sentral Eropa.
GBP/USD bergerak fluktuatif, dibayangi ketidakpastian arah kebijakan Bank of England di tengah inflasi yang mulai melandai.
USD/JPY tetap bertahan di area tinggi, didukung oleh perbedaan kebijakan moneter antara The Fed dan Bank of Japan.
Pasar cenderung menunggu konfirmasi arah sebelum mengambil posisi yang lebih agresif.
- Fokus Utama: Data Nonfarm Payrolls AS
Perhatian pasar sepenuhnya tertuju pada rilis data NFP, yang diperkirakan akan menjadi penentu arah jangka pendek Dolar AS. Data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi memperpanjang tren penguatan dolar.
Sebaliknya, hasil yang lebih lemah—terutama jika diiringi perlambatan pertumbuhan upah—dapat memicu koreksi Dolar AS dan mendorong minat terhadap aset berisiko.
Selain angka penciptaan lapangan kerja, pasar juga akan mencermati tingkat pengangguran dan pertumbuhan upah rata-rata per jam sebagai indikator tekanan inflasi ke depan.
- Outlook Pasar Valas
Menjelang rilis data penting ini, volatilitas pasar diperkirakan meningkat. Pelaku pasar disarankan untuk menerapkan manajemen risiko secara disiplin dan menghindari eksposur berlebihan, terutama pada pasangan mata uang yang sensitif terhadap pergerakan Dolar AS.
- Kesimpulan
Dolar AS mempertahankan kenaikan mingguan menjelang rilis data Nonfarm Payrolls yang krusial. Dengan pasar berada dalam mode wait and see, hasil data ketenagakerjaan AS akan menjadi katalis utama yang menentukan arah pergerakan Dolar AS dalam waktu dekat.
