Penurunan tajam kripto
Bitcoin turun sekitar 16% ke level $61.350, terendah sejak akhir 2024.
Ether jatuh 15% ke sekitar $1.812.
Sekitar $1 miliar posisi bitcoin dilikuidasi dalam 24 jam terakhir.
Kekhawatiran kebijakan Fed
Penurunan dipicu kekhawatiran bahwa calon ketua Fed, Kevin Warsh, akan mempercepat quantitative tightening (QT).
QT = pengurangan kepemilikan obligasi Fed, yang bisa mengurangi likuiditas dan menekan aset spekulatif.
Pandangan Binance Research
Menilai kepanikan pasar “berlebihan”.
Menekankan adanya “plumbing constraints” (kendala teknis) yang membatasi kecepatan QT.
Repo market dan cadangan bank menjadi indikator kunci; jika cadangan turun di bawah ambang batas (LCLoR), risiko lonjakan suku bunga repo meningkat.
Dampak pasar lebih luas
Pasar kripto kehilangan sekitar $2 triliun sejak puncak Oktober 2025.
Investor melihat kripto sebagai aset “end-of-liquidity-chain” — yang pertama dijual saat margin call terjadi.
Sentimen juga dipengaruhi arus ETF institusional dan tekanan pendanaan Treasury.
Outlook ke depan
Trader memantau apakah Bitcoin bisa bertahan di kisaran $60.000–$70.000.
Repo rates dan level cadangan bank menjadi metrik penting untuk mengukur risiko lanjutan.
