Pasar forex bergerak tipis karena libur AS, fokus bergeser ke data inflasi Jerman & Jepang. Ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tetap menjadi faktor utama yang menekan USD, sementara komoditas (emas & minyak) mendapat dukungan dari sentimen dovish.
USD (Dolar AS)
Bergerak dalam kisaran sempit di dekat level terendah baru-baru ini.
Volatilitas rendah karena libur Thanksgiving di AS.
Ekspektasi pasar tetap kuat bahwa Fed akan memangkas suku bunga lagi pada Desember.
EUR/USD
Berfluktuasi di sekitar 1.1600 setelah tiga hari kenaikan.
Fokus pada inflasi Jerman (flash data), Retail Sales, dan survei ekspektasi inflasi ECB.
Pidato pejabat ECB Montagner juga ditunggu.
GBP/USD
Terhenti di dekat 1.3270 setelah lima hari kenaikan.
Data penting: Nationwide Housing Prices di Inggris.
USD/JPY
Turun ke 155.70 setelah kenaikan sehari sebelumnya.
Data Jepang yang ditunggu: tingkat pengangguran, inflasi Tokyo, produksi industri, retail sales, dan investasi obligasi asing.
AUD/USD
Naik ke level tertinggi dua minggu di sekitar 0.6540.
Fokus pada data Housing Credit dan Private Sector Credit Australia.
Komoditas
WTI Oil mendekati $59/barrel, menunggu keputusan OPEC+ soal kebijakan produksi.
Gold mendekati level tertinggi dua minggu di atas $4,170/oz, didukung ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed.
Silver terkoreksi setelah sempat naik ke dekat $54/oz.
Crypto
Upbit mengalami peretasan besar, kehilangan $37 juta dari dompet Solana.
Ripple (XRP) melemah di sekitar $2.19 setelah gagal menembus resistance $2.30–2.52.
