Generated Image February 12, 2026 - 2_06PM

Market Outlook Pasca NFP _USD

๐Ÿ“Œ Kondisi Pasar & Sentimen
Volatilitas pasar mulai mereda setelah gejolak awal 2026, dengan fokus kembali ke data ekonomi.
Dolar AS tetap tangguh meski sentimen pesimis, rebound dari level rendah sebelumnya.
Krisis Greenland dan isu Iran tidak berkembang menjadi katalis besar, sehingga perhatian kembali ke data ekonomi.

๐Ÿ“Œ Data Tenaga Kerja AS
Sinyal bercampur:
Negatif: ADP payrolls melemah, klaim pengangguran naik, laporan PHK Challenger tertinggi sejak 2009.
Positif: Non-Farm Payrolls (NFP) melonjak +130K vs ekspektasi 70K.
Revisi besar NFP (-858K sejak Maret 2025) menambah kebingungan.
Keputusan pasar menunggu rilis CPI Jumat sebagai penentu arah berikutnya.

๐Ÿ“Œ Kebijakan Bank Sentral
Federal Reserve: Pasar mulai mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga di pertengahan 2026.
Bank of Canada (BoC): Suku bunga di 2.25% dengan sikap lebih stimulatif. Inflasi inti turun ke 2.5%. Pertumbuhan diperkirakan lambat (GDP 1.1% akhir 2026).

๐Ÿ“Œ Performa Indeks & Mata Uang
Indeks AS: Dow Jones tembus 50,000, namun secara umum rangebound.
Kanada: naik 2.15% sejak Rabu lalu.
Tokyo: melonjak >6% pasca kemenangan besar Takaichi di pemilu.
USD: rebound setelah NFP, dengan level teknis penting di 97.30โ€“98.00 (resistensi) dan 96.50โ€“97.00 (support).
CAD: stabil, didukung harga minyak >$60, namun masih menunggu data ekonomi lebih lanjut.

๐Ÿ“Œ Agenda Ekonomi
Fokus utama: CPI AS Jumat (8:30 A.M.).

Singkatnya, pasar Amerika Utara sedang berada di fase โ€œmenunggu kepastianโ€: data tenaga kerja memberi sinyal campuran, sementara arah kebijakan moneter akan lebih jelas setelah rilis CPI.