Generated Image January 13, 2026 - 6_11PM

Kepala Bank Sentral Global: Menyatakan Dukungan untuk Ketua The Fed Powell

Dalam dunia keuangan global yang penuh gejolak, kepemimpinan bank sentral menjadi penentu stabilitas. Jerome Powell, Ketua Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat, sering kali berada di garis depan, membuat keputusan kebijakan moneter yang dampaknya bergema ke seluruh penjuru dunia. Terkini, di tengah tekanan politik dan ekonomi yang kompleks, Powell mendapatkan gelombang dukungan publik dari rekan-rekannya sesama gubernur bank sentral global. Dukungan ini bukan hanya sekadar formalitas diplomatik, melainkan sinyal kuat tentang kepercayaan terhadap independensi dan arah kebijakan The Fed di bawah kepemimpinannya.

Suara Dukungan dari Pusat Keuangan Dunia

Beberapa kepala bank sentral terkemuka dunia telah secara terbuka menyatakan keyakinan mereka terhadap kepemimpinan Powell.

  1. Christine Lagarde (Presiden Bank Sentral Eropa – ECB): Sebagai pemimpin bank sentral zona Euro, Lagarde memahami betul tantangan yang dihadapi Powell. Dalam sebuah konferensi, ia menyebut koordinasi kebijakan global sebagai “sangat penting” dan secara implisit mendukung pendekatan The Fed yang berhati-hati namun tegas. Dukungan dari ECB adalah pertanda solidaritas antara dua blok ekonomi terbesar di dunia.
  2. Andrew Bailey (Gubernur Bank of England – BoE): Bank Inggris juga menghadapi perang melawan inflasi yang serupa. Bailey beberapa kali menyoroti pentingnya komunikasi yang jelas dan transparan dari bank sentral—sebuah aspek yang sering dianggap sebagai kekuatan Powell. Dukungannya mengisyaratkan keselarasan visi dalam menavigasi ekonomi global yang masih rapuh.
  3. Kazuo Ueda (Gubernur Bank of Japan – BoJ): Meskipun Jepang mengambil pendekatan kebijakan moneter yang berbeda (lebih akomodatif), Gubernur Ueda menghargai stabilitas dan prediktabilitas yang dijaga The Fed. Dalam pertemuan G20, dukungan untuk independensi bank sentral menjadi tema bersama, dengan Powell sebagai figur sentral.
  4. Kepala Bank Sentral Negara-Negara Berkembang: Bagi banyak negara berkembang, keputusan The Fed memiliki dampak langsung melalui nilai tukar mata uang dan arus modal. Beberapa gubernur, seperti dari India dan Brasil, secara tidak langsung mendukung dengan menyerukan policy coordination dan menghindari kejutan yang dapat menggoyahkan pasar negara mereka. Mereka melihat kepemimpinan Powell yang konsisten membantu menciptakan lingkungan eksternal yang lebih dapat diprediksi.

Mengapa Dukungan Ini Penting?

Dukungan kolektif ini memiliki beberapa implikasi mendalam:

  • Pertahanan atas Independensi: Dukungan internasional berfungsi sebagai perisai tambahan terhadap tekanan politik domestik yang berusaha mengintervensi kebijakan moneter. Ini mengukuhkan prinsip bahwa keputusan suku bunga harus didasarkan pada data ekonomi, bukan pertimbangan politik jangka pendek.
  • Stabilitas Pasar Keuangan: Pernyataan dukungan membantu meredam ketidakpastian dan spekulasi pasar tentang masa depan kepemimpinan The Fed. Stabilitas di Fed berarti stabilitas bagi pasar keuangan global.
  • Koordinasi Kebijakan yang Lebih Baik: Dalam menghadapi tantangan global seperti inflasi dan perlambatan ekonomi, koordinasi antar bank sentral sangat krusial. Dukungan ini memperkuat fondasi kerja sama tersebut, dengan Powell sebagai mitra kunci yang dipercaya.
  • Legitimasi Global bagi Kebijakan AS: Keputusan The Fed tidak lagi hanya urusan domestik AS. Dukungan dari rekan-rekan global memberikan legitimasi tambahan bahwa langkah-langkah yang diambil Powell dianggap tepat dan bertanggung jawab dalam skala dunia.

Tantangan ke Depan

Meski didukung, jalan Powell tidak akan tiba-tiba menjadi mudah. Tantangan terbesar tetap berada di dalam negeri: menurunkan inflasi ke target 2% tanpa memicu resesi yang dalam, serta menjaga kredibilitas The Fed di mata publik AS. Namun, dengan dukungan moral dan profesional dari jaringan bank sentral global, posisinya sebagai pemimpin yang dipercaya semakin kokoh.

Kesimpulan

Pernyataan dukungan dari para kepala bank sentral global untuk Jerome Powell adalah lebih dari sekadar gesture diplomatik. Itu adalah pengakuan kolektif atas kompleksitas tugas yang diembannya dan keyakinan akan integritas serta kompetensinya dalam memimpin The Fed. Dalam sistem keuangan yang saling terhubung, kepemimpinan yang stabil dan independen di The Fed bukan hanya kepentingan Amerika Serikat, tetapi merupakan barang publik global (global public good). Dan saat ini, para penjaga stabilitas keuangan dunia tampaknya sepakat: Jerome Powell adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu.