📌 Poin Utama
Harga Emas: Naik lebih dari 1,5% dan mendekati rekor $4.700 per troy ounce, diperdagangkan di sekitar $4.672.
Pemicu Kenaikan: Ketegangan dagang AS–Uni Eropa terkait sengketa Greenland.
Presiden AS Donald Trump umumkan tarif 10% untuk delapan negara Eropa mulai 1 Februari, berpotensi naik jadi 25% pada 1 Juni.
Uni Eropa merespons dengan rencana balasan hingga €93 miliar tarif terhadap barang AS.
Dampak Pasar:
Dolar AS melemah, sementara aset safe haven (emas, perak, yen, franc Swiss) menguat.
Likuiditas tipis karena libur Martin Luther King Jr. Day di AS.
Kebijakan Moneter:
Pasar masih memproyeksikan pemangkasan suku bunga Fed sebesar 45 bps di 2026.
Data penting minggu ini: GDP Q3 final dan Core PCE (inflasi favorit Fed).
Politik & Fed:
Kevin Hassett mundur dari pencalonan Ketua Fed; Kevin Warsh jadi kandidat terkuat.
Fed memasuki periode blackout menjelang rapat 27–28 Januari.
Teknikal Emas:
Rekor tertinggi $4.690, mendekati $4.700.
Ada potensi divergensi negatif RSI → risiko koreksi jika turun di bawah $4.536.
Resistensi berikut: $4.750, $4.800, hingga target psikologis $5.000.
🎯 Inti
Emas melonjak ke rekor baru karena ketegangan dagang AS–UE, melemahnya dolar, dan meningkatnya permintaan aset aman. Pasar menunggu data ekonomi AS dan keputusan Fed akhir Januari untuk arah selanjutnya
