Generated Image March 27, 2026 - 1_08PM

Emas Jatuh Lebih Dari 15%, analis melihat peluang rebound karena kombinasi pembelian bank sentral, risiko geopolitik, dan kondisi fiskal yang memburuk.

  • Penurunan terjadi meski biasanya emas dianggap sebagai aset aman saat konflik geopolitik meningkat.

⚖️ Faktor Penyebab Penurunan

  • Inflasi melonjak akibat konflik dengan Iran dan kenaikan harga energi.
  • The Fed menahan diri dari pemotongan suku bunga, membuat aset tanpa imbal hasil seperti emas kurang menarik dibanding obligasi AS.
  • Investor institusional menjual emas untuk menutup kerugian di pasar saham, karena emas sebelumnya menjadi posisi “menang” yang likuid.

📈 Tiga Alasan Potensi Rebound

  1. Pembelian bank sentral: Tren kuat sejak 2022, diperkirakan berlanjut.
  2. Profil fiskal negara Barat memburuk: Defisit dan utang mendukung permintaan emas sebagai lindung nilai.
  3. Risiko geopolitik & inflasi: Konflik dan lonjakan harga minyak menambah daya tarik emas sebagai “tail hedge” dalam portofolio.

💡 Kesimpulan

  • Emas masih menghadapi tekanan jangka pendek dari suku bunga tinggi dan likuidasi investor.
  • Namun, fundamental jangka menengah-panjang mendukung rebound, terutama jika ketegangan geopolitik berlanjut dan inflasi tetap tinggi.