Generated Image February 12, 2026 - 12_09PM

Data pekerjaan AS mengejutkan ke atas, mendorong saham tetapi mendorong FED lebih Hawkish

Revisi 2025: Data NFP tahun lalu direvisi turun sebesar 862 ribu, menunjukkan hampir tidak ada pertumbuhan lapangan kerja sepanjang 2025, bahkan beberapa bulan mencatat hasil negatif.

Data Januari 2026: Non-Farm Payrolls naik 130 ribu (dua kali dari perkiraan), tingkat pengangguran turun ke 4,3%. Payroll sektor swasta mencapai 172 ribu, jauh di atas ekspektasi.

Kekuatan pasar tenaga kerja: Rata-rata 3 bulan payrolls naik ke 73 ribu dari 17 ribu di Desember, menandakan momentum positif. Upah juga tumbuh kuat.

Reaksi pasar:

Yield obligasi AS naik, terutama tenor 2 tahun (+6 bps).

Dolar sempat menguat tapi kembali melemah karena sentimen pasar masih condong ke tema “weak dollar” dan ketidakpastian kebijakan perdagangan.

Saham AS menguat di pre-market, didukung outlook ekonomi yang lebih baik.

Implikasi kebijakan Fed: Ekspektasi pemangkasan suku bunga berkurang menjadi hanya 2 kali di 2026. Harapan pemangkasan ketiga pupus, dengan jadwal pertama diperkirakan mundur ke Juli (dari Juni), kecuali ada kejutan besar dari data CPI. laporan pekerjaan AS Januari 2026 menunjukkan tenaga kerja mulai pulih dengan kuat, mendukung saham, tetapi membuat pasar menunda ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Fed.