ChatGPT Image 3 Jul 2026, 14.45.53

Daily Market Outlook 23 Juli 2026 – Dollar Melemah Tipis

📉 Dolar AS Melemah Tipis
Indeks Dolar AS (DXY) turun ke kisaran 101,10 pada perdagangan Rabu. Pelemahan ini terjadi karena investor bersikap hati-hati menjelang rilis data klaim pengangguran AS yang diperkirakan naik ke 212 ribu. Ketegangan di Timur Tengah juga menambah tekanan setelah pernyataan Presiden Donald Trump terkait potensi serangan terhadap Iran.

💶 Sorotan Pasar Global dan ECB
Euro menguat ke area 1,1410 seiring pelemahan dolar. Pasar menunggu keputusan suku bunga ECB yang diperkirakan tetap di 2,40% untuk refinancing dan 2,25% untuk deposit. GBP/USD bergerak terbatas menjelang data kepercayaan konsumen Inggris, sementara USD/JPY bertahan di level tinggi 163,15 di tengah tantangan kenaikan harga minyak bagi Jepang.

🪙 Emas dan Minyak Menguat
Harga emas naik lebih dari 1% ke US$4.135 per troy ons akibat meningkatnya permintaan aset aman. Minyak WTI melonjak lebih dari 2% ke atas US$86,40 per barel karena kekhawatiran jalur pengiriman di Selat Hormuz. Penguatan minyak mendukung Dolar Kanada, mendorong USD/CAD turun ke area 1,4090.

📊 Bursa Saham AS Tertekan
Wall Street ditutup melemah menjelang musim laporan keuangan emiten teknologi besar. S&P 500 turun 0,1%, Nasdaq 100 melemah 0,5%, dan Dow Jones sedikit lebih rendah. Saham teknologi tertekan oleh evaluasi prospek belanja AI, sementara sektor telekomunikasi menguat berkat laporan AT&T yang positif.

🔎 Fokus Agenda Ekonomi
Investor kini menantikan sejumlah data penting: laporan ketenagakerjaan Australia, keputusan suku bunga ECB, data penjualan ritel Kanada, klaim pengangguran AS, serta indeks kepercayaan konsumen Zona Euro. Inflasi inti Jepang juga menjadi sorotan dengan proyeksi naik ke 1,6% tahunan.

🟡 Prospek Harga Emas
Analisa teknikal menunjukkan emas berhasil menembus garis downtrend jangka menengah dan bergerak di atas SMA 50. Support terdekat berada di 4.084, dengan peluang kenaikan menuju resistance 4.180–4.235 jika momentum bullish berlanjut.

🛢 Prospek Harga Minyak
US Oil masih dalam tren bullish setelah menembus resistance 84,53 yang kini menjadi support. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan terbuka menuju resistance 88,61–93,58. Namun, RSI yang overbought menandakan potensi koreksi jangka pendek.