ChatGPT Image 20 Jul 2026, 11.30.47

Week Ahead – Konflik AS–Iran memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan risiko pasokan energi dunia.

🌍 Kondisi Global
Ringkasan: Konflik geopolitik antara AS–Iran memicu lonjakan harga minyak dan menambah risiko pasokan energi dunia. Pasar saham AS melemah, terutama sektor teknologi, sementara dolar AS menguat karena data ekonomi solid. Emas justru tertekan akibat kekhawatiran inflasi.

💹 Komoditas
Ringkasan: Minyak Brent melonjak 16% ke US$88,13 karena eskalasi konflik dan ancaman jalur Laut Merah. Sebaliknya, emas turun 2,5% ke US$4.017/oz akibat lonjakan energi yang memicu risiko inflasi.

💵 Mata Uang
Ringkasan: Dolar AS menguat terhadap mayoritas mata uang berkat data tenaga kerja dan penjualan ritel yang positif. Euro melemah karena lonjakan harga gas dan ekspektasi kebijakan hawkish dari ECB.

📊 Agenda Pekan Ini
Ringkasan: Fokus utama minggu ini adalah laporan keuangan Q2 dari perusahaan besar (Alphabet, Tesla, Intel, IBM, Exxon, dll.), data ekonomi AS (PMI, penjualan rumah baru), keputusan ECB, data inflasi & tenaga kerja Inggris, serta rilis data dari Asia (PBoC, Jepang, Australia, India).

🔑 Level Teknis
Gold: Support di 3.945 / 3.880, Resistance di 4.090 / 4.170 → bias bearish.
Oil: Support di 75,49 / 69,30, Resistance di 84,93 / 88,18 → bias bullish.

Kesimpulan : Minggu ini pasar akan digerakkan oleh kombinasi konflik geopolitik, laporan keuangan perusahaan besar, dan keputusan bank sentral. Minyak berpotensi lanjut naik, emas masih tertekan, sementara USD tetap jadi pilihan utama sebagai safe haven.