Generated Image April 29, 2026 - 11_46AM

Harga Emas Menuju Penurunan Mingguan Ketiga karena Kebijakan Fed yang Agresif Mendorong Penguatan Dolar

Harga emas turun menjadi $4.150 per ons pada hari Jumat, level terendah sejak 11 Juni, dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut karena penguatan dolar AS dan meningkatnya ekspektasi akan kebijakan moneter yang lebih ketat membebani permintaan.

Dolar AS menguat ke level tertinggi dalam satu tahun setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi memberi sinyal prospek yang lebih agresif.

Sembilan dari 19 pembuat kebijakan The Fed kini memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini, sementara pasar saat ini memberikan probabilitas sekitar 70% untuk kenaikan suku bunga pada bulan September.

Suku bunga tinggi dalam jangka waktu lama cenderung menekan aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas, sementara mendukung dolar.

Ketidakpastian geopolitik juga tetap menjadi fokus setelah Swiss mengumumkan bahwa pembicaraan AS-Iran yang direncanakan untuk mengakhiri konflik Timur Tengah tidak akan berlangsung pada hari Jumat.

Sentimen bearish semakin diperkuat oleh penurunan harga emas yang dilakukan Goldman Sachs, yang menurunkan perkiraan harga emas akhir tahun menjadi $4.900 per ons dari sebelumnya $5.400.