ChatGPT Image 15 Jun 2026, 12.07.03

Week Ahead – Pasar Minggu Ini – Badai Rapat Bank Sentral Global: Fokus pada Fed, BoJ, RBA, SNB, dan BoE

Minggu ini pasar keuangan akan tertuju pada pengumuman kebijakan moneter dari lima bank sentral utama dunia di tengah memanasnya spekulasi inflasi global:

Federal Reserve (Fed): Menjadi pertemuan pertama di bawah Ketua baru, Kevin Warsh. Spekulasi kenaikan suku bunga AS (rate hike) di akhir tahun menguat setelah data tenaga kerja dan inflasi Mei melonjak melebihi perkiraan. Pasar menanti apakah Fed akan menghapus proyeksi pemangkasan suku bunga dan bergeser kembali ke arah pengetatan.

Bank of Japan (BoJ): BoJ diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan dari 0,75% ke 1,00%. Namun, untuk menyelamatkan mata uang Yen yang melemah drastis melewati level 160 per Dolar, pasar menilai BoJ perlu memberikan sinyal kenaikan lanjutan yang lebih agresif (hawkish), dibarengi risiko intervensi pasar.

Reserve Bank of Australia (RBA): Setelah menaikkan suku bunga berturut-turut di bulan-bulan sebelumnya, RBA diperkirakan akan menahan suku bunga kali ini akibat meningkatnya angka pengangguran. Kendati demikian, inflasi Australia yang masih tinggi di level 4,2% diprediksi membuat RBA tetap bersikap waspada (hawkish hold).

Swiss National Bank (SNB): SNB diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga di level 0,00%. Meskipun ketakutan akan deflasi mereda seiring merangkaknya inflasi ke angka 0,6%, posisi ini dinilai aman bagi Swiss tanpa perlu buru-buru mengubah kebijakan.

Bank of England (BoE): BoE diperkirakan besar akan mempertahankan suku bunga acuan. Gubernur Andrew Bailey sebelumnya mengisyaratkan tidak ingin terburu-buru menaikkan suku bunga di tengah ketidakpastian ekonomi akibat konflik geopolitik, meski data inflasi Inggris terbaru tetap menjadi penentu arah berikutnya.

Sentimen Tambahan: Sentimen risiko di pasar sedikit mereda setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran menyetujui kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz, yang turut memicu koreksi turun pada indeks Dolar AS dan pemulihan pada harga Emas serta Euro.