Harga emas melemah di bawah $4.500 per ons pada hari Rabu, memperpanjang kerugian dari awal pekan karena data pasar tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu yang lama.
Data yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan di AS melonjak pada bulan April ke level tertinggi dalam hampir dua tahun, sementara PHK menurun, menunjukkan ketahanan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja.
Para investor kini memfokuskan perhatian pada laporan nonfarm payrolls yang sangat dinantikan pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter.
Sementara itu, ketidakpastian yang terus berlanjut seputar negosiasi perdamaian AS-Iran berkontribusi pada kenaikan harga minyak, memicu kekhawatiran tentang inflasi dan memperkuat argumen untuk sikap The Fed yang lebih ketat.
Meskipun demikian, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan masih berlangsung, sementara laporan menunjukkan bahwa pejabat Iran sedang meninjau “teks final” yang dapat diserahkan kepada AS seiring berlanjutnya negosiasi.
