Mencatat lonjakan harian terbesar sejak 2020 (sekitar 8,5%).
Pemicu utama: konflik yang semakin meluas antara AS, Israel, dan Iran yang mengganggu pasokan energi global.
Gangguan pasokan:
Iran menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz, jalur penting yang menyalurkan sekitar 20% minyak dunia.
Serangan terhadap kapal tanker minyak di Teluk, termasuk insiden ledakan yang merusak kapal tanker Sonangol Namibe di dekat pelabuhan Khor al Zubair, Irak.
Analisis pasar: ANZ menekankan risiko berkelanjutan terhadap pasokan minyak akibat serangan di Timur Tengah.
Faktor penahan kenaikan: laporan inventori dari EIA menunjukkan peningkatan stok minyak mentah AS sebesar 3,475 juta barel (lebih tinggi dari perkiraan 2,2 juta barel, meski lebih rendah dari kenaikan minggu sebelumnya).
Kesimpulan: harga WTI didorong naik oleh ketegangan geopolitik dan gangguan pasokan, tetapi data inventori AS berpotensi membatasi kenaikan lebih lanjut.
