Pengumuman Trump: Presiden Donald Trump menyatakan bahwa U.S. Development Finance Corporation akan segera menyediakan asuransi risiko politik dan jaminan untuk perdagangan maritim di Teluk.
Peran Militer: Angkatan Laut AS siap mengawal kapal tanker melewati Selat Hormuz.
Tujuan: Menjamin kelancaran pasokan energi dunia dengan harga “sangat wajar,” khususnya untuk pengiriman energi.
Latar Belakang Konflik: Perang antara AS dan Israel dengan Iran telah mengganggu lalu lintas di Selat Hormuz, jalur vital yang menyalurkan sekitar seperlima konsumsi minyak dunia.
Dampak:
Iran menutup selat dan mengancam kapal yang melintas.
Setidaknya lima kapal tanker rusak dan dua orang tewas.
Sekitar 150 kapal terjebak di sekitar selat.
Perusahaan besar seperti Maersk menghentikan operasi di wilayah tersebut.
Harga Minyak: Harga minyak sempat melonjak di atas $77 per barel, kemudian turun ke kisaran $73.
Intinya, langkah AS ini bertujuan untuk menstabilkan jalur energi global di tengah konflik yang membuat Selat Hormuz hampir lumpuh.
