Generated Image February 16, 2026 - 12_34PM

Emas merebut kembali $ 5.000 – volatilitas masih jauh dari kata selesai – Imlek Mempengaruhi Emas

Harga emas kembali ke $5.000/oz menjelang akhir pekan, meski sempat jatuh 3% pada hari Kamis tanpa katalis jelas.
Pergerakan volatilitas tinggi juga terjadi pada perak, yang turun lebih dari 10% sebelum pulih tipis.

Data inflasi AS lebih rendah dari perkiraan (CPI Januari naik 2,4% vs 2,7% di Desember), memicu ekspektasi penurunan suku bunga Fed.

Ekspektasi pasar:
Trader menilai ada peluang 50% untuk pemotongan suku bunga ketiga hingga Desember 2026.
Level $5.000 dianggap sebagai resistensi psikologis penting; tembus bisa menuju $5.050–$5.100, sementara gagal bertahan bisa kembali ke $4.900.

Faktor eksternal:
Pasar ekuitas (S&P 500) masih tertahan di 7.000 poin, menambah ketidakpastian.
Penutupan pasar China untuk Tahun Baru Imlek minggu ini diperkirakan menekan permintaan emas.
Pasar Kanada & AS juga libur Senin (Family Day & Presidents’ Day).

Data ekonomi pekan depan yang berpotensi memengaruhi harga: survei manufaktur Empire State, data perumahan AS, pesanan barang tahan lama, klaim pengangguran mingguan, GDP Q4, dan indeks PCE inti.

Sentimen analis:
Pasar emas masih “mencari arah” dan kemungkinan konsolidasi sebelum tren naik berikutnya.
Pullback jangka pendek dianggap peluang beli, tapi volatilitas tetap tinggi.