Taiwan akan menghapus atau menurunkan hampir semua tarif atas barang-barang AS.
AS mempertahankan tarif 15% untuk impor dari Taiwan (turun dari 20% sebelumnya).
Komitmen Pembelian:
Taiwan akan membeli hampir $85 miliar barang AS dalam periode 2025–2029:
$44,4 miliar LNG & minyak mentah.
$15,2 miliar pesawat sipil & mesin.
$25,2 miliar peralatan listrik, generator, serta perlengkapan industri.
Investasi:
Taiwan berjanji investasi $250 miliar untuk produksi semikonduktor, energi, dan AI di AS.
TSMC sudah komitmen $100 miliar.
Pemerintah Taiwan menjamin tambahan $250 miliar investasi di sektor teknologi strategis.
Sektor Pertanian & Industri:
Tarif hingga 26% atas impor pertanian AS (daging sapi, susu, jagung) dihapus.
Tarif tinggi untuk produk babi (40% → 10%) dan ham (32% → 10%) dikurangi.
Taiwan akan menghapus hambatan non-tarif untuk kendaraan, serta menerima standar keselamatan AS untuk otomotif, perangkat medis, dan farmasi.
Dampak Ekonomi:
Perjanjian ini diharapkan memperkuat rantai pasok teknologi tinggi dan meningkatkan peluang ekspor bagi petani, pekerja, dan produsen AS hal positif untuk USD
Defisit dagang AS dengan Taiwan melonjak ke $126,9 miliar pada 2025, terutama akibat impor chip AI berteknologi tinggi.
Kesepakatan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mempererat kemitraan ekonomi dan teknologi antara AS dan Taiwan, sekaligus menyeimbangkan posisi Taiwan dengan pesaing regional seperti Korea Selatan dan Jepang.
