Faktor penekan harga:
Meningkatnya risk appetite (selera risiko) investor.
Permintaan terhadap Dolar AS (USD) yang kembali menguat.
Faktor penopang harga:
Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran, yang menjaga minat pada aset safe-haven seperti emas.
Data penting yang ditunggu:
Laporan ketenagakerjaan AS (NFP) Januari yang tertunda akibat penutupan pemerintahan, diperkirakan menunjukkan kenaikan 70.000 pekerjaan dengan tingkat pengangguran tetap di 4,4%.
Data inflasi CPI AS yang akan dirilis Jumat, berpotensi memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve.
Pandangan analis:
UBS menilai kekhawatiran atas volatilitas emas sebagai overdone dan memperkirakan reli emas akan berlanjut.
Implikasi pasar:
Jika data tenaga kerja atau inflasi melemah, USD bisa tertekan dan harga emas berpotensi naik kembali.
