Generated Image February 10, 2026 - 12_09PM

Kekalahan dalam Dolar AS – Peringatan untuk Non-Farm Payrolls?

Pelemahan tajam USD
Dolar AS melemah signifikan di awal minggu tanpa katalis jelas.
Pasar berspekulasi pelemahan terkait ekspektasi data Non-Farm Payrolls (NFP) yang dovish.

Indikator tenaga kerja melemah
Klaim pengangguran naik ke level tertinggi sejak Desember.
Layoffs Challenger memunculkan perbandingan dengan krisis 2008–2009.
ADP payrolls mengecewakan setelah sempat rebound.

Pergerakan obligasi & yield
Yield curve AS menanjak (antisipasi penurunan suku bunga Fed).
Namun obligasi relatif stabil, tidak sepenuhnya mencerminkan ekspektasi NFP lemah.

Pasar valas & indeks dolar
USD melemah terhadap mayoritas mata uang, termasuk JPY setelah kemenangan politik di Jepang.
Indeks DXY menghapus kenaikan Februari dan mendekati support kuat di 96.50–97.00.

Komoditas & emas
Emas naik kembali di atas $5,000, didukung pembelian berkelanjutan oleh China (15 bulan berturut-turut).
Regulasi China mendorong bank mengurangi ketergantungan pada US Treasuries.

Minyak & geopolitik
WTI rebound >1% setelah penurunan 7% minggu lalu.
Diskusi AS–Iran berpotensi memengaruhi arah harga minyak (bull flag menuju $72 jika kondisi mendukung).

Agenda data hari ini
Retail Sales (ekspektasi +0.4% m/m).

Singkatnya, pelemahan USD saat ini lebih terlihat sebagai mean-reversion dari arus awal Februari, bukan tanda awal tren pelemahan struktural. Namun, NFP dan CPI minggu ini akan menjadi penentu arah berikutnya.