Volatilitas ekstrem: Pergerakan intraday emas dan perak kini jauh lebih besar dari biasanya, menantang persepsi emas sebagai aset stabil.
Koreksi wajar: Setelah reli besar (emas mencetak belasan rekor tertinggi, perak melonjak signifikan), konsolidasi saat ini dianggap sehat dan perlu.
Permintaan tetap kuat:
Bank sentral masih membeli emas dalam jumlah tinggi.
Permintaan fisik di India dan China tetap tangguh.
Alokasi portofolio institusi ke emas masih rendah, memberi ruang untuk peningkatan.
Prospek jangka panjang:
Bank besar memproyeksikan emas bisa mencapai $6.000 per ons pada akhir tahun.
Faktor pendukung: utang negara yang meningkat, ketidakseimbangan fiskal, risiko geopolitik, dan tren de-dolarisasi.
Interpretasi volatilitas: Dilihat bukan sebagai tanda keruntuhan, melainkan proses penyesuaian risiko. Koreksi ini dipandang sebagai peluang beli bagi investor jangka panjang.
Singkatnya, meski gejolak harga emas dan perak membuat pasar terlihat tidak stabil, keyakinan jangka panjang terhadap emas tetap kuat, dengan banyak pihak melihat fase ini sebagai kesempatan akumulasi.
