Krisis Kepercayaan terhadap Fiat:
Investor semakin meragukan peran dolar AS sebagai mata uang cadangan utama.
Ada percepatan tren de-dollarisation dan kekhawatiran terhadap keberlanjutan utang AS.
Faktor Pendorong:
Kebijakan Presiden Trump: tarif global agresif, ketidakpastian geopolitik, bahkan isu pembelian Greenland.
Tekanan terhadap independensi Federal Reserve.
Sentimen “Sell America” sejak April 2025.
Dolar AS Melemah:
Indeks dolar turun ~9,4% sepanjang 2025, ke level terendah multi-tahun 95,55.
Trump menyatakan tidak khawatir dengan pelemahan dolar.
Implikasi Ekonomi:
Dolar lemah → ekspor lebih murah, tapi impor lebih mahal → risiko inflasi.
Investor mengurangi eksposur aset AS, memperkuat daya tarik emas sebagai lindung nilai.
Erosi Kepercayaan Global:
Kekhawatiran terhadap pasar obligasi Jepang dan risiko likuiditas global.
Investor swasta kembali ke emas sebagai proteksi terhadap currency debasement, risiko geopolitik, dan valuasi pasar saham yang tinggi.
Prospek ke Depan:
Analis WisdomTree menyarankan alokasi 15–20% portofolio ke emas.
Pergeseran aset dari obligasi ke emas bisa mendorong harga lebih tinggi lagi.
